AHY Suarakan Anak Muda untuk Gunakan Hak Pilih

LiputanNKRI – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terus bergerilya mengajak anak muda untuk menggunakan hak pilihnya di Pilgub DKI Jakarta pada 15 Februari 2017. Pemberian motivasi dan edukasi untuk generasi muda selalu dilakukan AHY dalam berbagai kesempatan baik forum formal maupun informal.
Berita Indonesia, Berita Terkini, Berita Teraktual, Berita Terpercaya
Salah satu forum yang AHY kunjungi adalah acara pemberian motivasi dan leadership sharing yang digagas oleh yayasan harapan anak Indonesia.

“Saya membakar semangat jiwa muda mereka agar bisa menjadi agen-agen perubahan yang baik menujuk kota Jakarta yang semakin maju,” kata AHY dalam acara Seminar Leadership bersama pemilih pemula di Balai Rakyat Plumpang, Kecamatan Tugu Selatan Koja, Jakarta Utara, Minggu (22/1).

AHY mengatakan kepada generasi muda kalau ingin melakukan perubahan maka gunakan hak pilih mereka. Langkah pertama yang harus dilakukan pemilih pemula yaitu menentukan pilihan untuk pemimpin jakarta.

“Saya katakan harapan perubahan ada di depan mata dan tentunya saya ingin berkolaborasi dengan mereka,” ujar Agus.

AHY menilai, pemilih pemula ini memiliki potensi yang cukup tinggi untuk membawa Jakarta ke arah yang lebih baik. Pasalnya pemilih pemula memiliki kreativitas dan cukup kritis. Dengan potensi besar tersebut, AHY berharap pemilih pemula mendapatkan tempat dan peluang yang lebih besar untuk mengembangkan kemampuan mereka bagi kemajuan lingkungan.

AHY Ajak Warga Jakarta Tidak Golput

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak warga DKI Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya di pemilihan gubernur DKI pada 15 Februari 2017. Agus meminta warga tidak golput.

“Kepada seluruh warga saatnya menentukan pilihan. Gunakan hak pilih di TPS dengan baik dan jangan sampai ada yang tidak memilih, jangan sampai ada yang golput,” kata Agus dalam Apel Siaga “Jaga Agus-Sylvi” di lapangan bekas Golf Driving Range Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (21/1).

Menurut Agus, dengan menggunakan hak suara di Pilgub, warga telah berpartisipasi dalam menentukan masa depan Jakarta. Khususnya ikut bersuara untuk memilih pemimpin DKI Jakarta.

“Jangan sampai salah memilih. Kalau salah memilih bisa menangis lima tahun ke depan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, kata Agus, warga Jakarta harus tetap memilih untuk perubahan yang lebih baik. Selain itu Agus mengingatkan warga harus memilih pemimpin yang peduli dengan nasib warga Jakarta dan yang menyayangi warga.

“Agar Jakarta semakin maju, aman, adil, bermartabat dan sejahtera,” pungkas dia.

Komentar Anda

Leave a Reply