Kapal Wanderlust Pembawa Satu Ton Sabu Segera Dibedah

LiputanNKRI, Kapal Wanderlust, pembawa satu ton sabu yang berhasil ditangkap di perairan Tanjung Berakit, Bintan, akan segera dibedah oleh polisi.Kapal berbendera Sierra Leone itu adalah transporter sabu seberat 1 ton 52 Kilogram yang berhasil digagalkan tim Merah Putih masuk ke pasar Indonesia di pantai Anyer, beberapa waktu lalu.

Kamis (19/7/2017) malam tadi, kapal itu kabarnya sudah dibawa oleh kepolisian dari pelabuhan B.C. Batam ke sebuah perusahaan Shipyard di Tanjunguncang untuk dimutilasi.

Kapolda Kepri Irjen Pol  Sam Budi Gusdian saat dikonfirmasi,jumat tadi (21/7/2017), membenarkan hal tersebut.Kapal Wanderlust itu akan segera dibedah karena diduga masih ada sisa-sisa barang bukti yang disimpan di dalam kapal.Menurut Sam, Polda Metro Jaya bersama Polresta Depok sudah sepakat untuk melanjutkan pemeriksaan kapal ini di Polda Kepri.

“Penyidik Polada Metro Jaya  dan Polresta Depok sudah berkordinasi dengan Dirnarkoba Polda Kepri untuk melakukan pemeriksaan di kapal. Karena diduga masih ada barang bukti narkoba di dalam kapal tersebut,” sebut Sam.

Sam mengatakan,ada sebuah perusahaan galangan kapal yang dengan seikhlas hati mau membantu.”Kita beruntung sekali ada teman-teman yang mau membantu. Nantinya kapal itu akan dinaikkan ke darat kemudian dibelah untuk diperiksa setiap komponennya,” sebutnya.

Setelah pemeriksaan kasus ini selesai di Jakarta, para penyidik nanti akan kembali ke Batam untuk mengecek kembali kapal tersebut.

Kapal ini sudah dilimpahkan kepada Polda Kepri oleh pihak B.C. Batam.Untuk penarikan kapal dari pelabuhan B.C. Batam ke shipyard, dilakukan oleh jajaran Ditpolair Polda Kepri.

Direktur Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Helmi Santika juga membenarkan hal tersebut.”Hari ini dibawa, saya juga ikut mendampingi,” kata Helmi.

Komentar Anda