Saksi Gus Joy Lupa ingatan atau Pelupa, Ucap Kakak Angkat Ahok

LiputanNKRI, Jakarta Kakak angkat terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yaitu Andi Analta Amir mengatakan, saksi ketiga yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nama Gus Joy Setiawan, mendadak jadi pelupa (hilang ingatan) ketika dicecar beberapa pertanyaan ingatan waktu persidangan.

Bagaimana bisa seorang saksi ketika di tanya pertanyaan selalu dijawab dengan lupa?, ini tentu sangat lucu, tukas kakak angkat Ahok. “Saksi ketiga (Gus Joy) di tanyai masalah kisah hidupnya saja dijawab dengan lupa. Di tanya kapan lulus, apa nama sekolahnya, dimana sekolahnya, dijawab dengan lupa. Jadi semua pertanyan yang ditanyakan 75% dijawab dengan lupa”, papar Andi di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Hartono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa 3 Januari 2017.

Memang beliau (Andi Analta Amir) mengaku kesaksian Gus Joy pada umumnya adalah baik. Akan tetapi, kesaksian dari Gus Joy hanya melihat rekaman yang di ambil dari account Youtube, beliau tidak ada berada ditempat kejadian, beliau juga tidak langsung mendengarkan saat pidato tersebut serta beliau juga bukan warga sana (kepulauan seribu) yang hampir 98% umat muslim.

Itupun hanya video yang durasinya sudah tidak sepenuhnya utuh, bukan merupakan saksi nyata dari tempat peristiwa waktu Ahok diduga melakukan penistaan agama. “Ahok berasumsi ini adalah tuduhan yang tidak berdasar”, tutur Andi.

Kesaksian dari Gus Joy juga diduga tidak dapat masuk kategori objektif. Sebab, di ketahui beliau ada berkaitan dengan salah satu pasangan calon di Pilkada DKI 2017.

“Saksi ketiga mengaku sebagai advokat, Walau sebenarnya dilantik saja belum. Dia mengaku menjadi anggota partai pendukung salah satu calon. Ketika di tanya oleh pengacara Ahok dan saksi menjawabnya demikian”, papar Andi.

Andi mengungkapkan, walaupun ada saksi yang seperti itu, Ahok tidak mempermasalahkan kesaksian dari Gus Joy dalam persidangan hari ini. “Ahok biasa saja, tidak merasa tertekan, jadi nothing to lose lah”, tutup Andi.

Komentar Anda

Leave a Reply