Puslabfor Mabes Polri Selidiki Kebakaran Pasar Leles Garut

LiputanNKRI, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pasar Leles, Garut, yang terbakar Senin (11/9) kemarin. Beberapa barang dibawa dari tempat yang terbakar.

Kapolsek Leles Kompol Asep Muslihat menyebutkan tim Puslabfor mengambil beberapa barang untuk di periksa dan mengetahui penyebab pasti kebakaran.

” Ada beberapa potongan kayu yang terbakar (yang diperiksa). Olah TKP tadi siang, ” tuturnya.

Hasil olah TKP itu, kata Asep baru bisa diketahui beberapa hari ke depan. ” Hasilnya nunggu dari Puslabfor, ” ujarnya.

Sementara itu ditemui ditempat berbeda, Bupati Garut Rudy Gunawan menyebutkan yang memicu kebakaran karna korsleting listruk di salah satu kios. ” Sudah ada laporan ke saya, kalau yang memicu kebakaran dari korsleting listrik, ” ungkap Rudy pada wartawan di Kantornya, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul.

Rudy menerangkan korsleting listrik itu terjadi karena minimnya kesadaran masyarakat untuk memasang listrik dengan instalasi yang baik.

” Itu tidak menggunakan kabel standard, yang direkomendasi oleh PLN. Kebanyakan tidak pakai instalasi yang baik juga, ” tuturnya.

Rudy juga mengimbau pada warganya yang lain untuk memakai instalator yang sesuai dengan standard yang ditetapkan PLN saat memasang aliran listrik dirumah.

” PLN juga telah koordinasikan ke kami mengenai penggunaan instalasi listrik yang sesuai standard. Jika sudah benar insya allah tidak akan terjadi kebakaran karena korsleting listrik, ” tuturnya.

Sementara itu, saat kebakaran di Pasar Leles yang menghanguskan ratusan kios Senin (11/9) petang lalu, Pemerintah Kabupaten Garut juga akan membangun kembali pasar itu mulai Januari 2018.

” Tahun depan di bangun total oleh kita. Anggarannya sekitar Rp 30 miliar. Pengerjaan juga akan dimulai bulan Januari, ” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di Pasar Leles, Garut, Senin (11/9) petang sekira jam 17.20 WIB. Karena kebakaran itu, sekitar 171 kios permanen, 14 lapak pedagang kaki lima hangus terbakar. Kerugian ditaksir menggapai Rp 2,6 miliar.

Komentar Anda