Pembuktian Muenchen Dalam Melawan Kutukan Tim Spanyol

LiputanNKRI, Bayern Muenchen punya catatan buruk melawan tim Spanyol di fase gugur Liga Champions dalam empat musim terakhir. Bisakah Bayern memutusnya saat melawan Sevilla?

Bayern dipertemukan dengan Sevilla  di babak perempatfinal Liga Champions. Die Roten akan lebih dulu tandang ke Estadio Ramon Taurus Pizjuan di leg pertama, Rabu (4/4/2018) dini hari WIB.

Menghadapi Sevilla , Bayern dihantui memori buruk. Dalam empat musim terakhir, atau tepat setelah meraih treble, langkah Bayern di Liga Champions selalu dihentikan oleh tim asal Spanyol.

Sejak 2013/2014, Bayern berturut-turut disingkirkan tim Ibu kota Spanyol Real Mardid, Barcelona, dan Atletico Mardid di semi. Sedangkan pada musim lalu, Henry Martyn Robert Lewandowski dkk. didepak Real Madrid  di perempatfinal.

Namun pelatih Bayern Jupp Heynckes menepis anggapan kalau timnya tengah dihinggapi kutukan tim Spanyol. Jupp Heynckes lantas menyebut kemenangan atas Real Mardid pada semi 2011/2012 dan Barca pada semi 2012/2013.

“Pada 2012, Bayern menghadapi Real Mardid dan menyingkirkan mereka. Musim berikutnya, dengan segala hormat ke Barcelona, yang memainkan sepakbola terhebat dalam sejarah sepakbola Eropa belakangan ini, tim kami menang 4-0 di kandang dan 3-0 di Camp Nou,” Heynckes mengatakan seperti dikutip Soccerway.

“Itu menunjukkan bahwa setiap tahun berbeda dan statistik dalam empat musim terakhir tidak relevan untuk pertandingan ini.”

“Kami sangat menghormati Sevilla. Mereka mungkin tidak sepopuler tim-tim lain yang masih bertahan di kompetisi ini, tapi mereka benar-benar kuat,” Jupp Heynckes menambahkan.

View the original article here

Komentar Anda