Ngebut di Kampung, Warga Solo Tewas Dikeroyok di Kantor Kelurahan

LiputanNKRI, Seorang warga Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo, tewas usai dikeroyok massa. Pengeroyokan terjadi didalam Kantor Kelurahan Joyotakan.

 

Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Joyotakan, Kopda Catur Handoko, yang saat itu ikut mengamanakan keadaan, menceritakan lelaki bernama Sardi itu pada Kamis (7/9) pagi mengendarai motor dengan kecepatan tinggi saat ada di jalan kampung.

” Bahkan sampai nyaris menabrak warga. Waktu diperingatkan warga, dia malah menantang balik. Lantas warga tersulut emosinya dan mengejar dia, ” kata Catur pada wartawan, Jumat (8/9/2017).

Di ketahui, saat itu Sardi dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Sardi lantas lari menuju lantai dua kantor kelurahan untuk menyelamatkan diri.

Petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang berjaga, tidak bisa menahan massa yang mengejar Sardi. Hingga akhirnya petugas Satlinmas menghubungi kepolisian maupun Babinsa.

Kasi Humas Polsek Serengan, Aiptu Suharyanto, yang terjun ke tempat, menyebutkan pihaknya segera datang ke kantor kelurahan setelah memperoleh kabar sekitar pukul 05.30 WIB.

” Kami datang tidak berapa lama. Waktu kami datang, keadaannya sudah babak belur serta tidak sadarkan diri. Segera kami bawa ke rumah sakit, ” tuturnya.

Sardi sempat dirawat di RSUI Kustati, Pasar Kliwon, selama berapa jam. Pukul 11.00 WIB dia meninggal dunia dan langsung dimakamkan oleh keluarganya.

Komentar Anda