KPK Tetapkan Bupati dan Kajari Pamekasan Jadi Tersangka Suap

LiputanNKRI, KPK menetapkan Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Achmad Syafii serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pamekasan Rudy Indra Prasetya sebagai tersangka suap.

” Setelah pemeriksaan awal yang dilanjutkan gelar perkara, dapat disimpulkan penanganan perkara ini ditingkatkan ke penyidikan, ” ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/2017).

Ada 5 tersangka yang ditetapkan KPK, yakni Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kepala Inspektorat Pamekasan Sutjipto Utomo, Kajari Pamekasan Rudy Indra Prasetya, Kepala Desa Dassok Agus Mulyadi, serta Kabag Administrasi Inspektur Pamekasan Noer Solehhoddin.

” Sejalan dengan penetapan 5 orang tersangka, pihak yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu ASY (Achmad Syafii), Bupati Pamekasan ; RUD (Rudy Indra Prasetya), Kajari Pamekasan ; SUT (Sutjipto Utomo), Inspektur Pemkab Pamekasan ; AGM (Agus Mulyadi), Kades Dassok ; NS (Noer Solehhoddin), Kabag Administrasi Inspektur Pamekasan, ” tutur Syarif.

Achmad, Sutjipto, Agus, serta Noer disangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Rudy disangkakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Suap itu diberikan Agus pada Rudy untuk ‘mengamankan’ laporan penanganan masalah oleh Kejari Pamekasan terkait dengan pengadaan di desanya yang memakai dana desa dengan nilai proyek Rp 100 juta. Suap yang diberikan senilai Rp 250 juta.

Komentar Anda