Eddy Rumpoko Segera Diterbangkan ke Jakarta Malam Ini

LiputanNKRI, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat Lion Air, setelah tercokok dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Kemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (16/9).

Usai turun dari bus, dengan menggunakan pengawalan ketat dari petugas Brimob, Eddy Rumpoko dibawa masuk ke dalam ruang Check in yang berada di Terminal I Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Eddy diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-595 pukul 21.30 WIB menuju Jakarta.

“Saya ini disangka apa? Uangnya siapa? Uangnya di mana?” ujarnya di sela pemberangkatan dirinya di Terminal I Bandara Juanda.Sebelum dibawa ke Bandara Juanda, Eddy Rumpoko yang terkena OTT KPK terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Mapolda Jawa Timur.

Eddy Rumpoko ditangkap oleh petugas KPK di rumah dinasnya pukul 13.30 WIB bersama pihak swasta yang diduga rekanan proyek. Kabid Humas politicoda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan hal penangkapan yang dilakukan KPK tersebut.

“Memang benar terjadi penangkapan oleh KPK pada pukul 13.30 WIB. Enam personel KPK didampingi 5 orang personel Polda Jatim untuk melindungi petugas KPK yang melakukan tugas,” katanya.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan juga mengonfirmasi kabar soal operasi tangkap tangan terhadap Eddy Rumpoko, dan menyatakan ada sekitar 5 orang yang berhasil ditangkap dalam penindakan tersebut.

“Benar ada tim KPK yang lakukan OTT siang ini di salah satu kabupaten/kota di Jawa Timur. Sekitar ada 5 orang ini diamankan, termasuk kepala daerah dan pejabat unit pengadaan,” katanya.Basaria mengatakan kelima orang tersebut telah dibawa ke kantor polisi terdekat untuk pemeriksaan awal.

“Diduga pemberian terkait dengan fee proyek di daerah setempat,” kata Basaria.

Eddy Rumpoko merupakan Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang periode 2015-2020. Pada 2015 lalu,dia  juga pernah ditunjuk oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Muhammadan Nahrawi sebagai salah satu bagian dari Tim Transisi PSSI.

Komentar Anda