Direktorat Pembiayaan Syariah LPDB Sudah Resmi Terbentuk

LiputanNKRI, Direktorat Pembiayaan Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) resmi terbentuk. Jaenal Aripin dilantik sebagai Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM.

Dalam keterangan tertulis dari LPDB, Kamis (3/8/2017), pelantikan Jaenal dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi serta UKM, Agus Muharram, di kantor LPDB-KUMKM, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Pelantikan Jaenal ini berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan UKM Nomor : 22/Kep/M. KUKM/VII/2017, tentang Pengangkatan Direktur Pembiayaan Syariah pada LPDB-KUMKM. Selain itu, ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan pakta integritas. Sejumlah pejabat turut hadir diantaranya Direktur Utama LPDB-KUMKM Kemas Danial beserta jajarannya, Deputi bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Braman Setyo, dan Kepala Biro Umum Kemenkop UKM Herdiyanto.

Agus dalam sambutannya berpesan supaya Jaenal melakukan berbagai langkah percepatan untuk menggerakkan organisasi yang baru terbentuk ini. Pertama, Jaenal diharapkan segera berkonsultasi dengan jajaran direksi untuk membuat Standard Operasional Prosedur (SOP) sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kedua, Jaenal diminta segera menyiapkan personel untuk mengisi jabatan struktural di bawahnya. Penunjukkan personel itu sesuai dengan kompetensinya. Bilamana belum ada SDM yang memadai dapat dilakukan pelatihan dengan melibatkan lembaga terkait. Ketiga, pentingnya menjaga integritas didalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Dhani Tersangka, Gerinda Masih Dhani Jurkamnas Prabowo - Sandi

” Hindarkan beberapa hal yang tidak sesuai ketentuan perundangan-undangan agar tidak jadi masalah di kemudian hari. Pesan Pak Menteri jangan sampai terjadi masalah hukum, ” kata Agus.

Agus berpesan supaya Jaenal memberikan teladan yang ditunjukkan dengan prestasi, dedikasi, komitmen serta tidak tercela. Katanya, semua jabatan mempunyai tanggung jawab moral sesuai dengan tingkatan jabatannya.

” Tingkatkan kreativitas serta koordinasi saudara baik intern ataupun ekstern sehingga program-program koperasi serta UKM berjalan dengan baik, tepat dan sesuai rencana, ” tuturnya.

Sementara itu, Kemas Danial mengatakan setelah Jaenal dilantik pihaknya akan segera membuat petunjuk tehnis pelaksanaan (juknis) dari Direktorat Pembiayaan Syariah yang baru terbentuk. Diharapkan dalam waktu 2-3 bulan ke depan, direktorat ini sudah efektif berjalan.

” Karna hingga saat ini pembiayaan syariah serta konvensional masih digabung, nah ini kita pisahkan dulu. Setahun lalu kita sudah siapkan termasuk SDM, kantor dan lain sebagainya. Namun yang paling penting system ini harus ada, ” kata Kemas.

Baca Juga :  Diskotik Old City Disegel Dengan Pengawasan Aparat Gabungan

Tahun ini, LPDB-KUMKM sudah menyiapkan dana bergulir Rp 600 miliar untuk dialokasikan ke pembiayaan syariah dari total Rp 1,5 triliun. Sampai awal bulan ini, sudah terserap dari pembiayaan syariah Rp 250 miliar. Sisanya ditargetkan akan terealisasi hingga akhir tahun.

” Dengan adanya direktorat syariah ini akan lebih cepat lagi karena sudah berjalan sendiri, 2-3 bulan juknis ini kita berharap sudah selesai agar kita menyerap anggaran sisa ini, ” tutur Kemas.

Sementara itu, Jaenal mengungkapkan dalam waktu dekat ia bakal melakukan konsolidasi internal untuk menyiapkan juknis sebagaimana yang diinginkan Kemas. Sedangkan konsolidasi eksternal dengan mengajak kerja sama lembaga keuangan syariah yang telah ada, begitu juga dengan Dewan Syariah Nasional.

” Kita akan sosialisasi ke dinas, koperasi di daerah agar kita dapat meningkatkan kerja kita serta direktorat syariah ini dapat tersosialisasi dengan luas, ” ungkap Jaenal.

LPDB-KUMKM bakal menjadikan lembaga keuangan syariah sebagai strategic mitra didalam menyalurkan dana bergulir terutama di daerah. Sehingga dengan demikian, Jaenal optimistis sisa pinjaman syariah yang belum tersalurkan dapat terserap hingga akhir tahun ini.

Baca Juga :  Diskotik Old City Disegel Dengan Pengawasan Aparat Gabungan

” Kita akan speed up industri keuangan syariah di daerah agar dapat memanfaatkan dana LPDB, maka penyerapan bisa optimal. Kami optimis, ” tutupnya.

Komentar Anda