Dilahirkan Gelandangan, Bayi akan Diserahkan Ke Panti Sosial

LiputanNKRI, Bayi yang dilahirkan oleh seorang gelandangan akan diserahkan ke UPT Panti Sosial Asuhan Balita Sidoarjo. Itu akan dilakukan kalau tidak ada keluarga yang mengakui.

Kasubbag Humas Polres Trenggalek, Iptu Supadi mengatakan, sebelum diserahkan rencananya kepolisian serta dinas sosial akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari keluarga gelandangan itu.

” Info yang kami dapat, nama gelandangan ini Inem, umur 38 tahun, alamat Desa Ketangi, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Namun saat ditelusuri dinas sosial, belum membuahkan hasil, ” tuturnya.

Pihaknya mengaku belum juga bisa mendapatkan data detil tentang data kependudukan ataupun keluarga, mengingat yang bersangkutan masih belum juga bisa dimintai info dengan jelas. Kepada petugas Inem sempat mengaku diusir oleh keluarganya.

” Tapi tidak jelas siapa yang mengusir serta di mana dan bagaimana prosesnya. Kami masih menunggu kondisinya stabil dahulu, baru nanti akan dimintai info lagi, ” paparnya.

Supadi mengaku, proses identifikasi Inem tidak dapat dilakukan tergesa-gesa, sehingga pihaknya juga belum bisa meyakinkan apakah ibu bayi itu mengalami gangguan jiwa atau hanya gelandangan.

Dikatakan, apabila semua upaya pelacakan keluarga tidak membuahkan hasil, dinas sosial serta kepolisian akan menyerahkan bayi itu ke UPT PSA Balita Sidoarjo guna dilakukan pengasuhan serta perawatan lebih lanjut.

” Kalau untuk sementara masih dirawat di RSUD dr Soedomo Trenggalek, untuk penyerahan menunggu perkembangan selanjutnya, ” tuturnya.

Sebelumnya, seorang gelandangan ditemukan melahirkan sesosok bayi wanita di teras rumah Tofa di Jalan Raya Trenggalek-Tulungagung, Desa Karangsoko, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Proses persalinan dilakukan sendiri oleh ibu bayi, karna warga baru mengetahui peristiwa itu setelah mendengar suara tangis bayi.

Komentar Anda