Akibat salah sasaran Jet Tempur Nigeria menghantam Kamp Pengungsi

Liputannkri.com, Nigeria Jet tempur Nigeria menjatuhkan bom ditempat pengungsian lokasi timur laut Rann, dekat perbatasan Kamerun. Akibat serangan itu, lebih dari 100 orang tewas, 20 orang petugas palang merah. Sementara 13 orang yang lain terluka kronis.

Penyerangan dilakukan karena militer menduga tempat itu adalah markas grup Boko Haram. Walau sebenarnya kamp itu adalah tempat untuk orang-orang yang kehilangan tempat tinggal dikarenakan serangan militan yang di kenal keji itu.

Dokter dari bagian badan medis amal mengutuk serangan udara yang disangka dilakukan dengan dengan sengaja oleh tentara militer Nigeria.

“Ini adalah serangan dengan skala besar yang dilakukan pada orang-orang rentan yang sudah melarikan dari kekerasan grup ekstremisme. Serangan ini begitu mengagetkan dan tidak bisa di terima,” kata Direktur Operasi Dokter Tanpa ada Perbatasan (MSF), Jean-Clement Cabrol, seperti ditulis laman harian Daily Mail, Rabu 18 Januari 2017.

Pemimpin Boko Haram, Liputannkri.com

Di tempat peristiwa, tim medis secepatnya memberikan pertolongan darurat pada beberapa korban terluka di fasilitas kamp kesehatan. Mereka tengah berupaya mengevakuasi serta menstabilkan pasien terluka.

“Tim medis serta bedah kami di Kamerun serta Chad telah siap mengobatin pasien yang terluka. Kami juga berupaya menyembuhkan keadaan psikologis tim palang merah yang terguncang akibat peristiwa ini,” kata salah satu dokter.

Serangan salah tujuan ini diklaim pertama kalinya dilakukan angkatan militer Nigeria. Salah satu anggota senior militer di Ibu Kota Negara Bagian Borno, Maiduguri menyebutkan, “Satu jet tempur menghantam tujuan yang salah.”

Komentar Anda

Leave a Reply