Lagi-Lagi Penistaan Agama, Rizieq dilaporkan ke Bareskrim Polri

LiputanNKRI, Jakarta – Pemimpin Imam besar ormas Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Habib Rizieq Shihab kembali dilaporkan ke polisi. Lagi-lagi atas kasus dugaan tindak pidana penistaan agama.

Kali ini yang melaporkan adalah Khoe Yanti Kusmiran, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia melaporkan Rizieq ke Sentra Service Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri pada Senin, (16/01/2017).

Menurut Yanti, pernyataan dari Rizieq Shihab yang disangka menistakan agama itu sudah diungggah ke website sosial media YouTube. Pada video itu, Rizieq terlihat tengah bicara di depan massa serta mengulas tentang pengucapan Selamat Hari Natal.

Video (itu) pada 25 Desember lalu, kan beliau ceramah di Pondok Kelapa. Dari situ itu pada menit ke-3 di video YouTube itu, beliau menistakan agama. “Kalau Tuhan Yesus itu lahir bidannya siapa?” kata Yanti di Bareskrim Polri gedung Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat, Senin 16 Januari 2017.

Ia menyampaikan, pernyataan Rizieq itu sudah sangat jelas sekali masuk dalam Penistaan Agama Kristen. Oleh karena itu, ia melaporkan hal semacam itu ke Bareskrim Polri.

Para pelapor berharap penegak hukum bertindak dengan tegas atas masalah penistaan agama

Dalam pelaporannya, Yanti bersama dengan kuasa hukumnya membawa beberapa barang bukti, salah satunya video berisi ceramah Rizieq yang disangka menistakan agama serta potongan gambar dari video itu yang di ambil dari website YouTube.

“Oleh karena itu, kami percayakan semuanya pada Polri harus secepatnya mengusut dan menyelesaikan masalah tindakan pidana penistaan agama yang dilakukan oleh saudara Rizieq Shihab,” ucap Yanti.

Laporan Yanti di terima Bareskrim Polri seperti tertuang dalam bukti pelapor bernomor TBL/22/I/2017/Bareskrim. Dalam bukti laporan itu, Rizieq dilaporkan atas perkara sangkaan tindak pidana penyebaran info yang diperuntukkan untuk menyebabkan rasa kebencian serta permusuhan seperti yang tercatat dalam Pasal 28 ayat 2 UU No 11 tahun 2008 mengenai ITE. Dan dilaporkan atas Pasal 156a KUHP mengenai penistaan agama.

Sebelumnya, Rizieq Shihab juga dilaporkan atas masalah yang sama oleh sekumpulan orang yang mengakui dari Student Peace Institute (SPI) pada akhir Desember 2016 lalu. Laporan yang dilayangkan Direktur Eksekutif SPI Doddy Abdallah ini di terima polisi dengan nomor LP/6367/XII/2016/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 27 Desember 2016.

Hampir nyaris bersamaan, laporan juga datang dari Komunitas Mahasiswa Pemuda Lintas Agama (Tempat tinggal Pelita) yang di terima polisi dengan nomor LP/6422/XII/PMJ/Dit. Reskrimsus tercatat tanggal 30 Desember 2016.

Dalam laporan itu, Habib Rizieq Shihab serta Account @sayareya sudah dianggap melanggar Pasal 156 serta 156a KUHP Jo Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 tahun 2016 mengenai Pergantian UU No 11 tahun 2008 mengenai Info serta Transaksi Elektronik (ITE).

Komentar Anda

One thought on “Lagi-Lagi Penistaan Agama, Rizieq dilaporkan ke Bareskrim Polri

Leave a Reply