Rizieq kembali dipolisikan oleh Hansip karena menghina Kapolda Metro Jaya

LiputanNKRI, Jakarta Lagi-lagi perkataan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dilaporkan. Perkataan Rizieq yang direkam serta disebarluaskan lewat website sharing video, Youtube itu juga berbuntut pada pelaporan ke polisi.

Seseorang warga bernama Eddy Soetono (62) melaporkan Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya atas tuduhan menebarkan kebencian berbau ‘SARA’ lewat media elektronik. Laporan itu tercatat dengan nomer LP/193/I/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 12 Januari 2017.

“Iya benar, ada laporan itu. Laporannya telah masuk hari Kamis malam minggu kemarin,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono waktu di konfirmasi Liputannkri.com, Jakarta, Selasa 17 Januari 2017.

Dalam laporan itu, lanjut Argo, Rizieq dianggap sudah melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU No 19 tahun 2016 mengenai Pergantian Atas UU Nomer 11 tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Argo mengungkap, pelapor mengakui melihat ceramah Rizieq lewat Youtube yang dianggap bisa menyebabkan kebencian berbau ‘SARA’ antar-warga. Ceramah itu menyinggung Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan yang dimaksud mendorong Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk melaporkan Rizieq berkaitan logo palu arit dilembaran uang baru.

“Dalam isi ceramah itu, terlapor menyebutkan ‘Di Jakarta Kapolda meneror bakal mendorong Gubernur BI untuk melaporkan Habib Rizieq, pangkat Jenderal tapi punya otak Hansip’,” papar dia.

Tidak cuma itu, Kapolda Metro juga dianggap membela palu arit dengan mengatakan, ‘sejak kapan Jenderal bela palu arit, jangan-jangan ini jenderal tidak lulus litsus’.

Karenanya, Eddy yang meerasa tersinggung juga melayangkan laporannya ke Polda Metro Jaya. Pelapor menilainya, perkataan Rizieq Shihab itu punya potensi memecah belah persatuan dan kesatuan di Republik Indonesia.

“Pelapor ini adalah anggota dari Mitra Kamtibmas yang juga merupakan bagian dari Linmas, dulunya bernama hansip (pertahanan sipil),” tandas Argo.

Komentar Anda

Leave a Reply