Saksi Irene akan dilaporkan, karena melakukan Kesaksian Kebohongan dan Fitnah dalam persidangan

LiputanNKRI, Jakarta Tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bakal melaporkan saksi Irene Handono. Dia dianggap sudah melakukan kesaksian bohong dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur nonaktif DKI Jakarta Ahok.

Tim Pengacara Ahok melakukan keterangan pers selesai sidang

Dalam keterangan pers selesai sidang, tim pengacara Ahok membacakan 15 keberatan berkaitan kesaksian Irene Handono yang dianggap memiliki kandungan ketidakbenaran serta fitnah.

“Jadi kami ingin menegaskan disini, tim kuasa hukum bakal melaporkan saksi yang memberi info palsu terutama pada Irene yang dianggap telah menebarkan fitnah dan memberikan berita kebohongan,” kata anggota tim pengacara Ahok, Triana Dwi Sarajo di Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa 11/01/2017.

Humprey S Djemat menambahkan, lantaran keterangan dari saudari Irene tidak benar, jadi tim penasihat hukum memohon pada Majelis Hakim membuat surat keterangan saksi palsu.

“Jadi setelah kita memberikan keterangan keberatan, penasihat hukum memohon kepada majelis hakim untuk menerbitkan surat penetapan kepada salah satu saksi yang telah memberikan keterangan palsu di persidangan,” tutur dia.

Salah satu isi dari 15 keberatan itu adalah kesaksian Irene yang mengatakan, Ahok pernah meminjamkan Monas untuk tempat menyelenggarakan acara paskah (Kristen). Padahal menurut tim kuasa hukum, Ahok tidak pernah meminjamkan, namun memberikan izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak pernah meminjamkan tempat Monas untuk menyelenggarakan acara hari Paskah, untuk perayaan keagamaan di Istiqlal, Katedral, atau Lapangan Banteng sesuai dengan ketetapan Pepres, dan Pak Ahok hanya menjalankan ketentuan yang berlaku saja,” tutur dia.

Saksi yang memberikan keterangan palsu dan fitnah di persidangan akan di laporkan

Tidak hanya saksi Irene Handono yang dilaporkan, tetapi saksi Muhammad Burhanuddin juga dilaporkan tim kuasa hukum Ahok lantaran mengada-ada waktu memberikan kesaksian di persidangan.

Kuasa hukum Ahok yang lain, yaitu Fifi Lety Indra mengatakan, Burhanuddin dilaporkan lantaran dalam sidang mengatakan kunjungan Ahok di Pulau Seribu untuk kampanye bukan kunjungan kerja sebagai Gubernur DKI.

“Saksi Burhanudin akan kami laporkan lantaran memfitnah, dengan bersaksi bahwa Ahok telah melakukan kampanye dengan mengatakan “Pilihlah” saya, dengan jelas sekali Pak Basuki katakan janganlah memilih saya,” tutur Fifi.

Komentar Anda

Leave a Reply