Badan Restorasi Gambut: Kebakaran Hutan karena Sengaja Dibakar

LiputanNKRI, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead mengatakan kebakaran hutan karena disengaja. Meski begitu, ada penurunan jumlah titik api dibanding tahun lalu.

” Kebakaran biasanya karna ada yang membakar, jadi bukan karena alam, tetapi karena ada yang membakar, ” papar Nazir seusai rakor karhutla di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2017).

Hasil pemantauan Badan Restorasi Gambut menuturkan kebakaran hutan terjadi diluar area gambut. Sedangkan 26 persen area gambut yang terbakar karena tangan manusia.
” Itu belum dianalisis (74% area non-gambut di lokasi yang sama dengan tahun lalu). Ini masih dianalisis, ” ucap Nazir.

Nazir menuturkan, dari hasil pendataan sementara, hampir setengahnya kebakaran terjadi di area konsesi. Pihaknya juga sudah melapor ke penegak hukum.

” Ada yang (perusahaan) sama, di Riau, Kalimantan barat, Sumsel juga ada. Tapi yang banyak di Riau dan Kalimantan barat. Sudah kita laporkan dan tengah ditangani serta telah diperingatkan oleh Menteri LHK untuk segera (ditindak ke polisi), ” ujarnya.
Nazir menuturkan, dibanding tahun lalu, jumlah titik api tahun ini mengalami penurunan. Walau demikian, pihaknya berharap angka itu terus bisa dikurangi.

” Meskipun dilihat ada faktor La Nina tahun lalu, tahun ini benar-benar kemaraunya akan lebih panjang dari tahun lalu dan kita menginginkan tahun ini dapat lebih baik dari tahun lalu dan itu dibuktikan sistemnya dibangun Pak Menko Perekonomian serta Polhukam dan jajarannya Bu Siti, BNPB Pak Wiliam, itu telah berjalan dengan baik, ” tukasnya.

Nazir mengatakan antisipasi yang dilakukan merupakan mensosialisasi pencegahan serta koordinasi di lapangan. Pihaknya juga mengimbau warga adat tidak membuka lahan baru dengan dibakar.

” Kita sudah ada beberapa contoh dilakukan lahan pertanian daerah dengan pemda serta BRG. Ini kita perkuat terus, kalau orang membakar karna kriminal harus penegakan hukum, tapi petani kita sosialiasikan cara buka lahan tanpa ada pembakaran, ” ucapnya.

Komentar Anda