Adalaj Ni Vav, Sumur Tertua di India dan Paling Megah

LiputanNKRI , Sumur di Indonesia kebanyakan bentuknya sederhana dengan tali timba. Tapi di India ada sumur dengan bangunan megah seperti istana dan bernilai sejarah. Sumur ini bernama Adalaj Ni Vav yang artinya Sumur Adalaj. Tempat ini bukan sumur biasa, karena bentuknya megah dan luas layaknya istana.

India selalu punya cara untuk memikat turis yang datang. Di sebuah kota bernama Adalaj, terdapat sumur peninggalan Raja Hindu Rana Veer Singh dari abad ke-15.

Sumur ini ditopang dengan bangunan indah yang bertingkat 5. Begitu melihat ke penampungan air, pelancong akan dihipnosis dengan lantai sumur yang beralaskan bebatuan indah.

Sumur ini selesai dibangun tahun 1499. Tanpa atap, bias matahari semakin membuat sumur ini cantik. Fungsinya adalah sumber air bagi para pengelana dan warga lokal, karena berada di jalur perdagangan India di masa silam.

Selain cantik tiada tara, sumur ini juga menyimpan sejarah tentang cinta dan perang. Alkisah Adalaj Ni Vav dibangun oleh Raja Rana Veer Singh. Sumur ini adalah bantuan raja kepada rakyat yang pada saat itu mengalami kekeringan.

Baca Juga :  Maskapai Indonesia Kembali Masuk Nominasi 10 Penerbangan Termurah

Belum selesai, Raja Rana Veer Singh melakukan perang melawan Raja Muslim Mehmud Begada. Di tengah perang, Raja Rana Veer Singh tewas dalam pertempuran.

Raja Mehmud Begada datang menghadap Ratu Roopba atau biasa disebut Ratu Rudabai, istri Raja Rana Veer Singh. Karena kecantikan Ratu, Raja Mehmud Begada pun jatuh cinta padanya.

Ratu Roopba setuju untuk menikahi Raja Mehmud Begada, namun dengan satu syarat. Raja Mehmud Begada harus menyelesaikan Adalaj Ni Vav yang  telah dikerjakan oleh suaminya.

Raja Mehmud Begada pun menyetujui syarat yang diajukan oleh Ratu Roopba. Raja Mehmud Begada pun mempercantik arsitektur sumur dengan gedung gedung bergaya Solanki dan relief Hindu dengan pengaruh Islam.

Rupanya Raja Mehmud Begada tak main-main untuk menyelesaikan pesyaratan yang diminta oleh Ratu Roopba. Raja Mehmud Begada pun memberikan ukiran, parung dan ornamen di Adalaj Ni Vav.

Baca Juga :  Maskapai Indonesia Kembali Masuk Nominasi 10 Penerbangan Termurah

Ada pola bunga Islam yang berpadu dengan simbolisme Hindu dan Islam. Relief kehidupan sehari-hari juga diukir dalam dinding-dinding bangunan.

Setelah selesai dibangun, Ratu Roopba pun datang ke sumur ini untuk melihat hasilnya. Tanpa ada aba-aba, Ratu Roobpa pun terjun ke dalam sumur dan bunuh diri.

Ternyata ini adalah siasat Ratu Roopba untuk menyelesaikan pembangunan sumur rule dikerjakan oleh suaminya. Ratu Roopba tidak tertarik sama sekali untuk menikahi Raja Mehmud Begada.

Untungnya, sumur megah ini tak diruntuhkan oleh Raja Mehmud Begada. Adalaj Ni Vav tetap dibiarkan berdiri sampai sekarang.

Lokasinya Adalaj yang berada di jalur perdagangan, membuat sumur ini menjadi bagian penting dari perkembangan peradaban. Banyak pedagang dan pelancong yang beristirahat di dalam Adalaj Ni Vav.

Bahkan sampai saat ini, Adalaj Ni Vav tetap digunakan sebagai kuil dan tempat peristirahatan umum. Seringkali masyarakat atau pelancong datang ke kuil ini untuk berdoa sambil melemparkan koin. Itu kenapa anak tangga sumur nampak bersinar.

Komentar Anda