7 Rekening Diblokir KPK Terkait e-KTP, PT Noah Arkindo Keberatan

LiputanNKRI, PT Noah Arkindo mempertanyakan soal 7 rekeningnya yang diblokir KPK perihal penanganan kasus korupsi e-KTP. Mereka mengatakan tidak semua rekening terkait e-KTP.

” Kita bisnis bukan hanya di e-KTP saja, ada banyak klien kami serta pegawai yang menjadi beban dan tanggung jawab kami di perusahaan. Kami disini memohon bagaimana pertimbangan untuk tidak membekukan seluruh rekening kami, ” kata Dirut PT Noah Arkindo Hoan Dedei dalam sidang Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2017) malam.

Direktur PT Noah Arkindo Frans Hartono Arief menyebut perusahaannya berdiri mulai sejak 17 tahun lalu . Selama itu juga banyak bisnis yang dijalankan, tidak hanya e-KTP. Menurut Frans, pihaknya tidak keberatan diblokir seandainya memang ada yang berkenaan dengan e-KTP.

” Hanya ada satu rekening dimana kita menerima pembayaran dari PT LEN yang lain itu kami merasa tidak ada hubungan dengan e-KTP. Tetapi tetap semuanya diblokir, ” tutur Frans.

” Sudah jalan 40 hari, kami merasa berat sekali. Karena dana operasional kami itu semua tidak dapat kami pakai serta kami harus membayar pajak. Pajak itu negara tidak mau tahu kalau setiap bulan kami harus membayar pajak, ” tuturnya.

PT Noah Arkindo adalah salah satu perusahaan distributor pembaca e-KTP dari sub PT LEN Industri. PT LEN Industri sendiri adalah anggota Konsorsium PNRI, pemenang lelang proyek e-KTP.

Jaksa pada KPK menanggapi rekening-rekening itu masih dalam bagian penelitian.

” Penyidikan terkait dengan proyek e-KTP masih terus berjalan. Kita masih tetap mempelajari setiap rekening di Noah. Jadi penyidikan masih jalan, ” tutur jaksa Abdul Basir.

Komentar Anda