400.4800 Pil Carnophen Berhasil Digagalkan Pengirimannya

LiputanNKRI, Sebanyak 16 koli karung plastik yang diisi 404.800 butir pil carnophen digagalkan pengirimannya. Rencananya, pil itu akan di kirim ke Kalimantan.

Dari kasus ini, polisi mengamankan tiga tersangka. Mereka yaitu Ricky Sucahyo (26), warga Jalan Kranggan ; Hendrik Wijaya (30), warga Petemon Barat ; serta Hendri Setiyono (30), warga Jalan Tempel Sukorejo.

” Pil ini akan di kirim melalui ekspedisi, ” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela pada wartawan, Selasa (18/7/2017).

Leonard mengatakan, ratusan ribu butir pil itu dihadirkan oleh DC dari Semarang. Pil itu dibeli DC seharga Rp 220 juta. Pil itu dibungkus karung plastik warna putih serta dimasukkan kardus. Pil itu di kirim melalui ekspedisi ke Surabaya.

Atas perintah Hendri, barang itu di ambil oleh Ricky dan Hendrik. Mereka ambil menggunakan mobil Daihatsu Xenia nopol L 1738 PC. Barang itu lalu dibawa ke sebuah ekspedisi di Jalan Semut Kali untuk di kirim ke Kalimantan.

” Pada petugas ekspedisi disebutkan kalau barang itu yaitu sandal, ” kata Leo.
Tetapi sebelum barang itu di kirim, polisi segera datang dan membekuk ke dua orang itu. Rencananya, barang itu di kirim ke seorang berinisial AL di Kalimantan. Pil sebanyak itu di jual kembali seharga Rp 236 juta.

” Kami masih tetap memburu orang yang pesan pil ini serta yang akan menerimanya, ” lanjut Leo.

Pada penyidik, tersangka mengakui telah melakukan bisnis pil ini mulai sejak tahun 2015. Dalam satu bulan, mereka dapat mengirim sebanyak lima kali ke Kalimantan. Sekali kirim, mereka bisa mengirim 13-16 koli.

Disamping itu, Kepala Seksi Penyidikan BB POM Surabaya Siti Aminah mengemukakan kalau pil carnophen yang di produksi Zenith Pharmaceutical yang ditemukan dalam kasus ini, nyatanya izin edarnya telah dicabut.

” Izin edar telah dicabut mulai sejak 27 Oktober 2009 karna pabrik pembuatnya tidak dapat melakukan pengawasan pada produknya, ” kata Siti.

Siti mengemukakan, pil carnophen sendiri memiliki dampak menenangkan, kuat begadang, relaksasi. Pil ini memang dipakai untuk obat penenang yang melemaskan otot. Tetapi pil ini memiliki dampak adiktif atau kecanduan. Ciri orang yang minum pil ini yaitu matanya yang berwarna merah.

” Pil ini umumnya banyak dipakai oleh nelayan agar tidak ngantuk karna di laut itu kan kerjaannya menunggu dan membosankan, ” tandas Siti.

Komentar Anda