14 Taruna Akpol Jalani Sidang Terkait Tewasnya Junior Mereka

LiputanNKRI, Sidang perdana 14 taruna Akademi Kepolisian (Akpol) perihal tewasnya salah satu taruna di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Sidang dibagi di tiga berkas serta ruangan berbeda.

 

Berkas pertama dengan terdakwa Rinox Lewi Wattimena, berkas kedua ada terdakwa bernama Christian Atmadibrata Sermumes, Martinus Bentanone, Gibrail Chartens Manorek, serta Gilbert Jordu Nahumury.

Kemudian berkas ketiga ada 9 terdakwa dengan nama Joshua Evan Dwitya Pabisa, Reza Ananta Pribadi, Indra zulkifli Pratama Ruray, Praja Dwi Sutrisno, Aditia Khaimara Urfan, Chikitha Alviano Eka Wardoyo, Rion Kurnianto, Erik Aprilyanto, serta Hery Avianto.

Jaksa Penuntut Umum, Satena dalam sidang dengan 9 terdakwa di ruangan Prof R Soebekti mengatakan terdakwa melakukan kekerasan pada 21 junironya yakni Taruna Tingkat II.

” Para terdakwa dengan bersama-sama melakukan kekerasan pada 21 taruna tingkat II, ” kata Satena, Selasa (19/9/2017).

Dakwaan yang sama juga diberikan kepada 5 terdakwa yang disidang di ruang berbeda. Jeratan hukum yang digunakan kepada banyak terdakwa yakni Pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

” Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam pasal 170 ayat 1 KUHPidana, ” tandas Satena.

Untuk di ketahui peristiwa yang menyebabkan 14 taruna Akpol itu menjadi terdakwa berlangsung 18 Mei 2017 lalu . Taruna tingkat III menganiaya juniornya sampai menyebabkan salah satu korban yaitu M Adam tewas.

Komentar Anda